Resepsi, Silaturahmi dan Konsolidasi

Kehadiran presiden Indonesia Bapak Joko Widodo, sejumlah birokrat dan pengusaha serta banyak tamu kalangan penting termasuk ketua umum partai politik. Membuat gelaran akad dan resepsi pernikahan tersebut memilik daya tarik tersendiri. Dalam sorotan publik, acara besanan Anies Basewdan dengan Saleh Ali Alhuraiby, selain resepsi,  terangkai juga silaturahmi dan konsolidasi dari kunjungan para tamu terhormat.

Disebut resepsi, silaturahmi dan konsolidasi pada kegiatan yang diselenggarakan pada 29, 30, 31 Juli 2022,  di Putri Duyung Resort Ancol, yang tempatnya tidak jauh dari keberadaan Jakarta Internasional (JIS) yang megah dan perhelatan Formula E yang sukses luar biasa sebagai buah karya Anies. Menjadi memiliki filosofis dan makna tersendiri, beriringan dengan mungkin saja suasana kontestasi dan persaingan yang ada yang menyelimuti tamu-tamu undangan itu. Tak ada mimik, gimik dan gestur yang tampil tendensius memancarkan perang urat saraf, saling menjatuhkan  dan jegal-menjegal bagi bakal capres, oleh masing-masing kandidat, para cukong atau oligarki  beserta buzzernya pada acara pelaminan pengantin di kawasan Ancol itu. Semua seketika menjadi harmonis, selaras dan guyub, betapapun  kepentingan dan orientasinya berbeda-beda.

Lepas dari itu semua, apapun persfektif dan interpretasinya. Gelaran pernikahan satu-satunya anak perempuan Anies seperti membawa berkah. Bukah hanya kebahagian bagi pengantin dan  kedua keluarga yang terlibat. Suasana teduh dan sejuk, atmosfer persahabatan dan persaudaraan serta senyum dan tawa keceriaan menjadi terasa menghinggapi undangan para pesohor dan memengaruhi rakyat, negara dan bangsa Indonesia. Boleh jadi selain menyimpan agenda politik, mereka juga ikut merasakan kebahagian yang ada,  khususnya pada Anies.

Semoga saja kebahagiaan pada Anies yang menjadi kebahagiaan elit pemerintah dan partai politik juga,  tidak berhenti dan selesai pada waktu dan tempat dalam kawasan Ancol semata. Suasana kebahagian bersama terutama yang spesial dirasakan Anies, bisa juga menyeruak ke tempat yang lebih jauh dan lebih luas lagi. Di kawasan jalan Merdeka Barat misalnya, tepatnya  di Istana Negara Merdeka. Kenapa tidak?, kalau resepsi, silturahmi dan konsolidasi   sudah dianggap baik dan sukses penyelenggaraannya.
Apa yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk di negeri ini.

Wallahu a’lam bishawab.

Munjul-Cibubur, 31 Juli 2022.

Dapatkan info terkini : Dengan Bergabung Grup Telegram | Anda harus instsll Aplikasi Telegram di ponsel dulu
Anda juga bisa mengikuti pada FaceBook | Twitter | Instagram | sehatyTV

Exit mobile version